Berita Terkini : Menuju Kenormalan Baru

Oleh Raihan Hikmatullah (Sosiologi 2019)

Dikutip dari Kompas.com (27/05/2020) Indonesia bersiap untuk menyabut era new normal atau fase kenormalan yang baru. Rencana ini masih akan terus disusun bersamaan dengan sosialisasinya nanti hingga vaksin ditemukan.  

Presiden Joko Widodo mengisyarakatkan bahwa Indonesia harus tetap produktif tetapi tetap menjaga diri agar aman dari wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) ini. Alasan utama yang kemudian dijadikan landasan pemerintah mengambil kebijakan ini adalah pemulihan ekonomi yang sudah tergerus selama pemberlakuan PSBB.

New normal  sendiri dapat diartikan sebagai perubahan perilaku manusia setelah wabah COVID-19 dengan tetap melakukan protokol resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah ataupu World Health Organization (WHO) dalam menjalani aktivitas. Adapun protokol yang harus dilakukan masyarakat dalam menjalani kondisi kenormalan yang baru ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengenakan masker. Protokol ini kedepannya akan menjadi kewajiban yang harus dilakukan oleh masyarakat dan akan diawasi ketat oleh pemerintah.
  2. Batasan Interaksi Sosial di tempat umum. Ruang publik yang dibuka kembali nantinya harus memberikan batasan interaksi sosial guna menghindari penyebaran virus.
  3. Pola hidup bersih. Mencuci tangan, tidak menyetuh wajah ketika tangan belum bersih, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

Jika ini terlaksana, harapannya roda pertumbuhan perekonomian yang terpuruk dapat berjalan lagi sebagaimana mestinya. Selain itu juga, pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan atau membangkitkan kembali produktivitas dari masyarakat dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19.